Rupiah Jumat Sore Melemah Menjadi Rp14.240/USD; Dolar di Asia Naik, Memprediksi Kenaikan Bunga

Foto Vibizmedia

(Teknosignal – Economy) – Pada pergerakan pasar uang Jumat sore ini (18/11), nilai tukar rupiah terhadap dolar terpantau kembali melemah, melepaskan penguatannya pada sesi pagi, sementara dolar AS di pasar Asia menguat setelah sedang dikoreksi selama 2 hari di sesi global sebelumnya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sore ini melemah 0,09% atau 13 poin ke level Rp. 14.240 dibandingkan posisi penutupan sebelumnya sebesar Rp. 14.227.

Analis di Vibiz Research Center melihat perdagangan rupiah vs dolar dibuka menguat menjadi Rp. 14.210 kemudian dikoreksi menjadi Rp. 14.242, dan akhirnya sore ini WIB terpantau Rp. 14.240. Penguatan rupiah terjadi sementara dolar AS di pasar uang Asia menguat setelah sempat terkoreksi selama 2 hari pada sesi global sebelumnya; mencoba rebound masih menjadi salah satu sentimen The Fed akan segera menaikkan suku bunga akibat tingginya inflasi AS.

Baca Juga  Ini 5 Keuntungan Road Trip Naik Land Cruiser

Indeks dolar, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang enam mata uang saingan utama, naik menjadi 95,64 sore ini, dibandingkan dengan level penutupan sesi sebelumnya di 95,52.

Sementara itu, pada akhir sesi pertama, IHSG naik 65,315 poin (0,94%) menjadi 6.698.784, sementara pasar saham Asia secara umum beragam dengan bias yang lebih tinggi dengan investor mengamati saham teknologi sementara S&P dan Nasdaq berakhir dengan rekor.

Analis Vibiz Research Center melihat dolar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dolar di pasar Asia merangkak naik. Rupiah terhadap dolar pekan ini terlihat berada di kisaran Rp. 14.157 – Rp. 14.393.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Baca Juga  Honor X30 Max bisa menjadi ponsel bagi mereka yang bertangan besar



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *