Infest Expo 2021 Menciptakan Ekosistem Produk Edukasi Keuangan dan Investasi

Sumber: Kementerian Keuangan

(Teknosignal – Economy & Business) – Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk memberikan edukasi keuangan dan investasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengingat pentingnya literasi keuangan saat ini untuk membangun minat investasi dalam rangka pemulihan ekonomi. . Untuk itu, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menggelar Infest Expo 2021 hari ini, Jumat (19/11).

Acara ini merupakan pameran pertama ekosistem edukasi keuangan dan solusi investasi di Indonesia yang menghadirkan perangkat pembelajaran dan literasi keuangan serta investasi yang dapat diproduksi dan didistribusikan dengan cara yang mudah dan sederhana sehingga dapat dimanfaatkan oleh sasaran penerima manfaat.

Baca Juga  5 Orang Terkaya Berkat Investasi Cryptocurrency, Siapa Mereka?

“Kegiatan Infest Expo 2021 hari ini merupakan ajang promosi sekaligus sosialisasi produk edukasi yang dilakukan oleh para makers yang telah mengikuti seluruh rangkaian program Infest Incubation DJPPR,” ujar Dirjen PPR Luky Alfirman.

Mengusung tema “Anak Muda Berkarya Nyata”, Infest Expo 2021 mampu menjaring 56 peserta dengan ide edukasi keuangan dan produk investasi pada tahap ini. pengajuan. Setelah melalui tahapan inkubasi, pelemparan langsung, dan pengembangan produk, ada 9 produk yang akan mendapat dukungan dari DJPPR untuk dikembangkan.

Finalis yang terpilih dalam kategori buku antara lain Hamu dan Biji Bunga Matahari karya Nurhuda dan Winda Intan Sari; cerita Cuan Nusantara karya Agung Triwijaya dan Fahmy Qtal; dan Mengelola Keuangan Syariah Untuk anak-anak oleh Anisza Hasmawati dan Andani Kusumawardani.

Baca Juga  Opsi memori dan kapasitas baterai Asus Zenfone 8 Mini bocor

Selanjutnya, finalis dalam kategori game antara lain: pendidikan oleh Rucheni dan Indah Puspita sari; Permainan Kehidupan oleh Iqbal Hakim Ardiansyah, Hafidz Yudhaifa, dan Fajar Fadilah Harris; dan Investopia oleh Angsel Leonas, Taufiq Mahendra, dan Farhan Hardiantoro.

Sedangkan finalis kategori kombinasi adalah Fintar karya Stacia Janice dan Nadya Aulia Vitriastuti; Fintastic oleh Aldha Nurul Aulia, Cria Wihapsari, dan Reynaldi Erica Kenrick; dan 100M Pertamaku oleh Raissa Shofi Amani, Erika Noor Dianti, dan Nafiatul Faiza Firdaus.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara yang juga hadir dalam acara tersebut berpesan kepada para peserta untuk terus menyampaikan ide dan kemampuannya untuk dikembangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Baca Juga  iPhone paling populer yang pernah ada, dan banyak lagi

“Kami membutuhkan pembuat karena itu, ketika kami mengatakan sudah waktunya bagi kaum muda untuk bergerak dan berkarya, itu sangat benar. Saya kira semuanya bisa kita lanjutkan dan bisa kita manfaatkan untuk literasi keuangan di Indonesia,” jelas Wamenkeu, dikutip dari Kementerian Keuangan.

Belinda Kosasih/ Rekan Layanan Bisnis Perbankan/ Vibiz Consulting



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *